Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta. Tampilkan semua postingan

2012 Best MotherBoard

Motherboard Terbaik 2012 - Bagi teman-teman yang pengen mengetahui Motherboard Terbaik 2012 yang sangat cocok digunakan untuk PC game, maka melalui postingan ini bisa secara lengkap lu simak informasinya. Adapun berbagai informasi tentang Motherboard Terbaik ini gua dapatkan dan dikumpulkan informasinya dari berbagai situs di media maya. Semoga dengan kehadiran tulisan kali ini dapat menambah wawasan kita semua dalam hal memilih Motherboard yang tentunya paling baik saat ini.


Agar langsung membahas topik yang sesuai dengan judul, yaitu Motherboard Terbaik 2012, maka secara lengkap berikut ini bisa kamu simak daftar Motherboard Terbaik yang direkomendasikan sangat baik digunakan sebagai Motherboard dalam CPU yang digunakan untuk bermain game:

1. Motherboard Asus Rampage II Extreme

Spesifikasi:
- Processor Socket: Intel Socket B (LGA 1336)
- Supported Processor: Intel Core i7
- Memory Technology: DDR3
- Max System Memory: 12 GB
- Multi GPU Support: ATI CrossFire | nVIDIA SLI
- Harga: US$359

2. Motherboard XFX NVIDIA GeForce 9300 Desktop Board – MI93007AS9

Spesifikasi:
- Processor Support: Celeron, Core 2 Quad, Pentium D, Core 2 Extreme Quad-Core, Pentium Dual-Core
- Maksimum Memory: 8GB
- Memory Standar: DDR2-800/PC2-6400
- Harga US$113

3. Motherboard Intel DX58SO

Spesifikasi:
- Supported Processor: Intel Core i7
- DDR3 Memory Technology
- Max System Memory: 8 GB
- Multi GPU Support: ATI CrossFire
- Harga US$209

4. Motherboard ASUS Republic of Gamers Series Rampage Formula ATX Intel

Spesifikasi:
- Supported Processor: Intel Core 2 Duo
- 2-Phase DDR2
= Higher Overclockability
- Harga US$207

5. Motherboard MSI Platinum P45D3

Spesifikasi:
- Intel P45 Express
- Socket 775
- Dual-Channel DDR3
- CrossFireX
- PCI Express 2.0 x16
- SATA
- Harga US$179

Dulu Presiden Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), DR Eggi Sudjana SH Msi mensinyalir, bahwa bencana yang menimpa NAD dan sekitarnya bukanlah gempa dan gelombang tsunami yang sesungguhnya. Akan tetapi sebuah gelombang bom termonuklir yang sengaja diledakkan di bawah laut.

Pendapat Eggi tersebut dikemukakan kepada Wawasan, usai dialog menyoal seratus hari pemerintahan SBY, di kantor pengacara Taufik SH di Solo. “Melalui pendapat dan analisa yang dikemukakan pakar nuklir independen asal Australia Joe Vialls, saya sepakat, bahwa ada indikasi kuat Amerika dengan dua kapal perangnya satu diantaranya bernama USS Abraham Lincoln, berada di balik tragedi itu,” katanya.

Menurut Eggi, sebelum terjadi bencana itu, Amerika telah mengeluarkan travel warning kepada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia. Sementara masuknya kapal induk asing, cukup mengundang pertanyaan, kenapa diperbolehkan oleh pemerintah kita. Dengan kata lain, Jakarta tahu benar akan keberadaan kapal asing di perairan kita.

“Ada temuan kejanggalan lagi, CNN selama ini memberitakan bahwa pusat gempa terjadi di dekat pulau We. Sementara yang terjadi sesungguhnya di dekat pulau Nias dengan kekuatan gempa hanya 5,4 skala richter. Namun yang terjadi adalah sebuah gelombang susulan dengan kekuatan yang lebih dahsyat. Ironisnya, perusahaan AS Exxon yang ada di sana, luput dari bencana itu. Sehingga ada dugaan keras, ada senjata pemusnah massal yang diarahkan ke sana,” paparnya.

Usai kejadian itu, lanjut dia, tentara AS di kapal induk USS Abraham Lincoln yang jumlahnya 15.600 personil langsung diterjunkan. Sementara Kopassus dan Pasukan Reaksi Cepat (PRC), yang fungsinya sebagai penanggulangan bencana sama sekali tak diturunkan. Sementara India, Srilanka dan Thailand menolak kehadiran tentara asing itu. Televisi Al Jazeera pernah menyiarkan, bahwa bencana di Aceh bukanlah akibat gelombang tsunami. Akan tetapi sebuah bom helium yang bersifat halus namun mematikan.

“Kami menduga India memang sudah tahu akan adanya bencana itu. Karena negara itu justru punya pencatat gempa, yang bisa membedakan mana gempa sungguhan dan mana gempa buatan. Di India di Tamil Nadu, merupakan pusat nuklir. Sehingga sudah terdeteksi dulu.”

Menurut Eggi, Joe Vialls tahu benar senjata termonuklir yang diledakkan di bawah laut akan menimbulkan gelombang dahsyat. Sementara jika tsunami, ketinggian gelombang maksimal, tidak akan mencapai seperti yang terjadi di Aceh. “Sejarah juga mencatat, selamanya tsunami tidak berdampak membakar korbannya, karena air. Namun sempat ditemukan tiga orang anak nelayan Aceh yang terbakar dengan tubuh penuh oli.”

Disinggung rencana besar apa di balik itu, Eggi mengatakan, AS ingin menjadikan pangkalan militernya di Aceh. Hal itu dikuatkan dengan ditolaknya percepatan militer itu untuk segera mengakhiri bantuannya di sana. Aceh juga akan dijadikan jaringan pasar bebas perdagangan AS. “Dalam kontek ini, SBY lemah, intelijen kita juga lemah. Apalagi TNI,” jelasnya.

GEMPA BUMI YOGYAKARTA
27 Mei 2006

Fakta
Kekuatan gempa 5.9 SR..
Tak lama setelah gempa bumi jogja kontraktor dari luar datang untuk membangun jogja yg hancur luluh lantak dgn perjanjian kontrak tak lama sebelum terjadi gempa.

Seorang Nelayan Australia mengungkapkan beberapa foto setelah 2 Tahun Kejadian Gempa diJogja
“Oh My GOD, I don’t believe it, I only fell silent said nothing saw this incident and unintentionally immortalised this incident, but sorry from me because just now I revealed the very frightening mystery”

Saat Kejadian Gempa Memang tampak bola api aurora seperti ledakan nuklir..

dalam Forum IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) tercatat 1,5 MMI -> MMI adalah Skala yg dipakai menunjukkan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh sebuah gempabumi yang dilaporkan. 1MMI setara dengan <2 skala Richter. Selain itu Departemen energi yang keberadaannya sangat dirahasiakan AS, Energy Task Force, pernah memberikan laporan bahwa mengetahui di Laut Selatan tersimpan kandungan minyak bumi yang amat banyak. Selain itu Tasikmalaya,Padang dan masih banyak lagi terjadi diNegeri ini.

Gempa dan Bencana Alam yg terjadi di Negara Lain :

INDIA
Gujarat 2001 (Ikeya, 2004, Earthquake & Animal)
jg tampak ledakan bola api dilangit.
menurut Prof.T.Rikitake & Prof.RJ.Geller (Univ.Tokyo) hal ini merupakan Fenomena yg aneh..


CINA
Sichuan 12 Mei 2008,dengan kekuatan 7,9SR semula dilaporkan 7,8SR

Laporan media Russia Today terdapat bukti-bukti bahwa gempa yang terjadi di Sichuan, diakibatkan oleh gelombang elektromagnetik yang dikirim dari HAARP.

HAITI
12 Januari 2010 dengan kekuatan 7.3 skala richter
Radio Nederland di Haiti memberikan hasil survei yg berbeda dengan pemberitaan pemerintah haiti.
gempa bumi di Haiti ini disebut-sebut tidak alami dan merupakan bagian dari ujicoba senjata ekologi Amerika Serikat
Pasca gempa Haiti, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) menyatakan telah mengirimkan rumah sakit kapal USNS Comfort yang berlabuh di Baltimore ke lokasi gempa. Padahal, USNS Comfort ini baru beberapa hari dipulangkan dari perairan Karibia.

web Press TV pada 23 Januari 2010, memberikan informasi bersumber dari pangkalan Angkatan Laut Rusia yang mengatakan bahwa gempa bumi Haiti bukan murni bencana alam, melainkan hasil dari uji coba senjata “pemicu gempa”.
Bahkan,juga diberitakan pada 9 Januari 2010, uji coba yang sama mengakibatkan gempa sebesar 6,5 SR di dekat Kota Eureka, California, AS, tak ada yang tewas dalam insiden ini, namun sejumlah bangunan dilaporkan rusak.

CHILE
27 Februari 2010 dg kekuatan 8,8SR

Dewasa Ini perkembangan Pengetahuan dan Teknologi sudah semakin pesat bahkan kemajuan teknologi dibeberapa negara cenderung ditutup2i dan ditunda launchingnya..

Dimulai pada tahun 1896 Nicola Tesla menemukan sebuah rancangan prototype yg menjadi cikal bakal mesin gempa
Nikola Tesla,lahir di Smiljan,Croatia, 10 Juli 1856 sebagai fisikiawan dan teknisi listrik diamerika pada abad 19
sebelumnya Tesla menemukan komunikasi tanpa kabel pada tahun 1893.
Kemudian pada tahun 1937 Saintis ini menjadikan bencana gempa di berbagai negara sebagai sampel penelitian. Selanjutnya, Tesla melakukan penelitian mengenai penciptaan alat yang mampu memunculkan gelombang frekuensi tinggi yang bisa memicu badai dan gempa tektonik. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, alat itu mampu mengalahkan kekuatan Nuklir. Belakangan senjata pemusnah massal itu dikenal sebagai elektromangnetik SCALAR.

HARP (High Altitude Research Project)dan HAARP(High Frequency Active Auroral Research Program)
adalah proyek bersama Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan Departemen Pertahanan Nasional Kanada
Project ini dimulai tahun 1961
Sebelumnya Gerald Bull, seorang insinyur balistik kontroversial melakukan lobi project ABM(anti ballistic missile) dan ICBM (intercontinental ballistic missile) di carde 1950.
tetapi project ini berakhir tanpa hasil yg berarti.meski telah dipecat tetapi Bull tidak menyerah untuk tetap terus mengembangkan teknologi itu.
Posted Image

Pada tahun 1962 sebuah Space Gun 16inc telah berdiri di Pulau Barbados.
Posted Image

Pada Tahun 1965 space gun HARP dibagi menjadi 2 5inc dan 7inc
dgn melakukan peluncuran di beberapa tempat seperti Alaska, Wallops Pulau Virginia, Highwater, Quebec dan Barbados.
pada bulan november project ini mengalami perkembangan pesat.

Pada Tahun 1970-1980 Bull menjual dan melakukan percobaan di Africa
kemudian Bull melakukan riset di Irak dan Saddam Husein mendanai seluruhnya,yang kemudian menjadi Rudal Scud.
namun pada tahun 1990 Bull terbunuh (diduga dibunuh oleh Agen Mossad).

Kemudian Tahun 1990 Project HARP dilanjutkn menjadi Project HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program)
dibiayai oleh Angkatan Laut AS, Angkatan Udara AS, DARPA (Defence Advance Research Project Agency) Amerika. Project ini juga melibatkan banyak universitas:
Universitas Alaska (Fairbanks),Universitas Stanford, Universitas Penn State ARL), Boston College, UCLA, Universitas Clemson Dartmouth College,Universitas Cornell, Johns Hopkins University, Universitas Maryland, College Park, Universitas Massachusetts, MIT, Polytechnic Institute of New York University, dan Universitas Tulsa.
Pada tahun 1993 diSwedia para Ilmuwan melakukan percobaan ternyata berpengaruh pada lapisan ionosfer dgn menggunakan gelombang radio dalam kisaran 2-10 MHz.

Projek ini diproyeksikan selama 20 tahun,dengan lokasi disisi barat Taman Nasional Wrangell-Saint Elias di Gakona, Alaska. Tujuan resminya untuk mengetahui, menyimulasikan, dan mengontrol proses ionosferik yang akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan telekomunikasi dan pengintaian.

HAARP mengembangkan senjata ekologi yang digunakan dengan cara mengirimkan energi luar biasa ke lapisan ionospher, memancing reaksi energi yang sangat dari seluruh molekul lapisan bagian lapisan atmospher tersebut. Fenomena ini akan dapat menimbulkan berbagai macam gangguan cuaca seperti kekeringan, hujan salju, hujan lebat, cuaca dingin, tsunami, badai, gempa, dan lain-lain.
Perangkat utama yang ada di stasiun HAARP adalah Ionospheric Research Instrument (IRI), sebuah pemancar radio dengan daya dan frekuensi tinggi yang dilengkapi sebanyak 180 antena, rangkaian ini menempati areal seluas 13 hektare.
Ketika diaktifkan, sistem pemancar ini mampu mengirimkan total energi hingga 3,6 juta watt, sinyal ini kemudian akan dipancarkan lewat serangkaian antene langsung menuju ketinggian 100 – 350 km pada volume kecil ionosfer yang memiliki ketebalan beberapa ratus meter dan diameter 10 km. Ionosfer adalah lapisan yang mengelilingi atmosfer bumi bagian atas, lapisan bermuatan listrik tempat cuaca dan iklimberproses.
Intensitas gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi yang dipancarkan ke ionosfer ini mencapai 3 mikro-watt/cm persegi. Gangguan kecil akan dihasilkan yang kemudian akan diamati oleh instrumen sains yang terpasang di fasilitas HAARP. Hasil pengamatan ini akan memberi informasi baru untuk memahami proses alamiah ionosfer.

Salah seorang pakar dari Phillips Geophysics Lab yang ambil bagian dalam projek HAARP pernah mengungkapkan adanya riset yang diarahkan untuk menciptakan perangkat-perang-kat pemicu bencana alam. Menurutdia, AS pernah menggunakan gelombang elektromagnetik berfrekuensi sangat rendah (extremely low frequency, ELF) yang mampu menembus lapisan tanah dan lautan hingga ratusan kilometer di dalam perut bumi. Melalui modifikasi khusus, gelombang itu mampu menggerakkan lempeng tektonik bumi.

Mantan penasihat keamanan Gedung Putih Zbigniew Brzezinski dalam bukunya “Between Two Ages,” menulis, “teknologi akan menyediakan teknik untuk melakukan peperangan rahasia yang hanya membutuhkan sedikit pasukan, seperti teknik memodifikasi cuaca yang dapat menimbulkan badai yang berkepanjangan.”

Seorang pakar kesehatan dan lingkungan bernama Dr. Rosalie Bertell mengonfirmasi bahwa militer AS sedang mengerjakan sebuah sistem pengatur cuaca sebagai senjata potensial. Metodenya termasuk mengendalikan badai dan mengatur arah penguapan air di atmosfer bumi untuk menghasilkan banjir di tempat tertentu. Dugaan ini pun diperkuat Marc Fil-terman, mantan pejabat militer Prancis yang mengatakan AS telah memiliki teknologi untuk memanipulasi frekuensi radio untuk melepaskan kondisi cuaca tertentu seperti badai dan topan.

Russia Today juga menyebutkan hasil pemantauan Armada Utara Angkatan Laut Rusia yang memiliki bukti-bukti jelas ujicoba senjata gelombang elektro magnetik oleh militer Amerika Serikat sebelum terjadinya gempa di Haiti.
Laporan ini menambahkan, armada AL Rusia ini telah mengawasi gerak-gerik dan aktivitas Angkatan Laut Amerika di Karibia sejak tahun 2008.

Dr Rosalie Bertell, dalam bukunya berjudul The Latest Weapon of War” (2000) menyatakan bahwa bumi dapat dijadikan sebagai senjata ampuh untuk memusnahkan musuh. Bertell menegaskan bahwa dalam kamus senjata militer AS, senjata paling kuat adalah senjata ekologi.

Menurut Bertell, AS sudah melakukan uji coba sejak puluhan tahun lalu. Negeri Paman Sam pernah menggunakan gelombang elektromagnetik dan bahan kimia untuk melubangi ozon atmosfir di ruang udara beberapa negara asia. Ketika itu AS menggunakan Barium dan Lithium yang “dikirim” ke lapisan ozon dengan bantuan gelombang elektromagnetik. Tak heran jika antara periode 1980 hingga 1990, dilangit Amerika Utara sering muncul cahaya berpendar.

seorang pakar dari Phillips Geophysis yang bekerja dalam proyek HAARP (High Altitude Atmospheric Research Project) juga pernah mengungkapkan adanya riset yang diarahkan untuk menciptakan perangkat-perangkat pemicu bencana alam. Untuk mendukung kemampuan SCALAR-nya, AS menggunakan gelombang elektromagnetik berfrekuensi sangat rendah (Extremely Low Frequency atau ELF ) yang mampu menembus lapisan tanah dan lautan hingga ratusan kilometer di dalam perut bumi. Melalui modifikasi khusus, Gelombang itu mampu menggerakan lempeng tektonik bumi.

Menurut Dr Rosalie Bertell, seorang pengamat persenjataan non konvesional, gempa bumi yang ditimbulkan oleh ELF akan terkait dengan ionosfir (atmosfir yang berjarak 80-600 km dari permukaan bumi). Tak heran jika gempa bumi Tang Shan di China pada 28 Juli 1976, terjadi setelah muncul kilatan cahaya di langit China. Fenomena itu muncul akibat gelombang ELF, yang telah ditembakkan Amerika Serikat, setelah memanaskan ionosfir.

Munculnya kilatan cahaya juga terjadi pada gempa Aceh, Nias, Jogja, dan Pangandaran. Hal yang sama juga muncul pada 17 Oktober 1989, ketika gempa besar melanda San Francisco. Demikian juga gempa di California tanggal 12 September 1989. Harian Washington Post pada Maret 1992 meliris berita mengenai tertangkapnya gelombang radio misterius oleh sejumlah satelit dan radar menjelang terjadi gempa besar di beberapa negara antara tahun 1986-1989. Gempa-gempa itu terjadi di California, Amerika, dan Jepang. Gempa bumi yang menggoyang Los Angeles pada 17 Januari 1994 juga didahului dengan gelombang radio dan dua letusan hipersonik.

Saat ini Amerika Serikat tengah mengembangkan penelitian soal cara kerja mesin-mesin pulse, plasma, elektromagnetik, teknologi sonic yang digabung dengan bom gelombang kejutan.

Teknologi pengendalian cuaca memang bukan monopoli AS, fasilitas yang sama seperti HAARP juga dimiliki Rusia namanya Sura Ionospheric Heating Facility terletak dekat Vasilsursk. Sementara Eropa memiliki Eiscat (European Incoherent Scatter Scientific Association) yang terletak di Tromso, Norwegia. Bahkan, menurut Dr. Nick Begich, Jr., Malaysia sudah melakukan kontrak dengan perusahaan modifikasi cuaca Rusia untuk menciptakan sebuah badai yang akan diarahkan untuk menghalau asap dan kabut dari kota-kota di Malaysia tanpa merusak kota di bawahnya.

WTC dan GEMPA JOGJA juga hasil buatan?

Film Terminator Judgement Day yang dibuat tahun 1991, (jauh sebelum tragedi WTC terjadi) dibintangi Arnold Schwazenegger menampilkan tulisan CAUTION 9-11. Film Gremlins tahun 1992, memberi isyarat 9-11 melalui microfon wartawan. Film Super Mario Bross tahun 1993 memperlihatkan secara jelas kehancuran menara kembar WTC. Dua scene pada film Godzillatahun 1998 yakni pada catatan rekaman dan pada arloji Mathew Broderic menunjukkan angka

yang sama, 9-11. Serta film favorit saya The Matrix, menjelaskan dengan detil tanggal terjadinya operasi False Flag tersebut. Jadi bila semua rancangan makar ini didisain sedemikian rupa oleh zionis, dan simbol-simbolnya disampaikan melalui film jauh sebelum tragedi WTC itu sendiri terjadi, masihkah Anda meyakini Osama Bin Laden adalah otak dari grand design tersebut?

Baiklah, mari kita kembali pada topik, bagaimana film The Simpson menjelaskan keterlibatan HAARP pada bencana Jogja. Saya berikan screenshotnya di bawah ini.

Penjelasan.

Gambar 1 menampilkan tiga orang berseragam yang meledakkan sebuah kota dengan detonator. Apakah sebuah detonator bisa meledakkan gunung? Tentu saja tidak. Ini adalah proyeksi konvensional Simpson untuk menjelaskan bahwa ledakan tersebut direkayasa.

Gambar 2 adalah mengenai ledakan itu sendiri. Lingkaran merah itu adalah jam yang terlempar sebagai akibat dari ledakan. Tanda penunjuk kuning saya buat untuk menerangkan bahwa daerah yang dijadikan sasaran ledakan adalah wilayah pegunungan. Dua tanda tunjuk kuning adalah dua gunung di sisi sebelah barat dan timur. Bagian yang saya tandai dengan warna biru adalah perkampungan tersebut. Di sana terdapat ruko-ruko dan rumah berlantai dua,

yang tentu saja tidak bisa ditemukan di daerah perkotaan di negara-negara barat yang memiliki gedung-gedung yang menjulang tinggi. Ruko-ruko semacam itu (dua lantai) hanya berada di desa dan kota-kota kecil, dan disain bangunan pun sangat mirip dengan bangunan di Indonesia. Di gambar itu juga nampak jelas area pepohonan yang rimbun menjelaskan bahwa latar belakang film adalah wilayah kota kecil/pedesaan.

Gambar 3 menerangkan jatuhnya jam besar yang tadi terlempar di dekat Homer Simpson tertidur. Jam ini adalah penunjuk waktu yang menjelaskan kapan terjadinya ledakan tersebut. Sekarang mari lihat bentuk jam tersebut, garis yang saya buat berwarna ungu adalah gagang jam yang sebenarnya tidak perlu ada, namun dibuat menempel pada badan jam sehingga seolah2 menampilkan angka 1 dan 0, atau 10. Kemudian garis hitam putih di sisi badan jam adalah warna okultis freemason yang dikenal dengan checkered floor. Simbol ini sangat dipuja oleh seniman-seniman Hollywood. Okey, berarti angka yang ditunjukkan oleh jam tersebut adalah 6-11-10 atau sama dengan tanggal 6 bulan November tahun 2010.

Peristiwa apakah yang terjadi pada tanggal tersebut? Saya memasukkan kata kunci itu di mesin om Gugel untuk mencari tahu adakah ledakan besar, gempa yang direkayasa, bencana alam pada hari yang dimaksud… dan saya tidak menemukan peristiwa besar selain Meletusnya Gunung Merapi di Yogyakarta. Sebanyak 224,000 tautan informasi menjelaskan hal yang sama. Allah Maha Besar, apa yang saya kaji tentang keterlibatan konspirasi zionis di berbagai

bencana di Indonesia seolah menunjukkan kebenarannya.

Kebetulan? Mungkin ya, mungkin tidak…

BMKG saat itu menjelaskan pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Hal yang sama juga terjadi pada tsunami di Mentawai. Apa yang menarik dari pusat gempa sedalam 10 km ini? Bila Anda menggunakan Google Earth, silakan Anda buka pusat-pusat gempa di China yang terjadi pada tahun 2008 lalu, khususnya di Sichuan. Gempa China ini membuktikan keterlibatan teknologi HAARP karena gejala-gejala yang muncul sebelum dan setelah gempa

membenarkan efek-efek HAARP pada aktifitas alam khususnya di kota pusat gempa, Sichuan. Enam kota lainnya mencatat pusat gempa berada di kedalaman yang sama, 10 km atau sekitar 6,21 mil. Jadi mengapa gempa-gempa bumi seperti China, Haiti dan Indonesia bersumber dari kedalaman yang sama 10 km? Salah satu alasannya adalah karena jarak di kedalaman ini adalah batas paling memungkinkan bagi ahli eksplorasi untuk menemukan minyak dan sumber-sumber alam di dalam kerak bumi.

HAARP dibalik Tsunami Aceh?




Sebagian besar orang menganggap Tsunami Aceh adalah bencana alam murni, sebagian kecil lainnya melihat “out of the box” bahwa tsunami adalah hasil rekayasa senjata thermonuklir Amerika yang diujicobakan. Salah satu dari mereka, M.Dzikron AM, dosen Fak Teknik Unisba menjelaskan hipotesa tentang hal ini,


1. NOAA, National Oceanic and Atmospheric Administration, beberapa kali merubah data magnitudo dan posisi episentrum gempa, serta kejanggalan tidak adanya peringatan pada ‘seismograf’ di Indonesia dan India. Secara sederhana, gempa selalu dipicu oleh apa yang disebut frekuensi elektromagnetik pada 0,5 atau 12 Hertz, dan bukan merupakan sebuah proses yang terjadi secara mendadak spt tsunami di Aceh.

2. Sebagian besar mayat yang ditemukan terbujur kaku dengan kulit berwarna hitam pekat, kematian akibat tenggelam tidak akan mengubah warna kulit sedemikian cepat dan sedemikian hitam, sebaliknya mayat-mayat hitam juga nampak pasca dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.


3. Kapal-kapal perang Amerika berdatangan dengan cepat dan bertahan di Aceh selama beberapa bulan bukan sekedar memasukkan bantuan namun juga mengawasi wilayah laut agar peneliti Indonesia tidak turun ke sana.

4. Ditemukan sampah nuklir 2 bulan pasca tsunami di wilayah Somalia yang kemudian diungkap UNEP, yang diduga berasal dari Samudera Hindia.

Penjelasan

Jenis senjata HAARP yang digunakan diperkirakan disebut Warhead Thermonuklir W-53 dengan kekuatan 9 megaton ternyata dapat dengan mudah ditempatkan dalam wadah yang mirip diving chamber (alat selam dalam) yang biasanya digunakan dalam eksploitasi minyak. Wadah ini sekaligus melindunginya dari tekanan sebesar 10.000 pon per inchi persegi di dasar palung laut dalam. Bobot total dengan wadahnya kurang dari lima ton, sehingga dapat dijatuhkan dari buritan kapal suplai anjungan pengeboran minyak lepas pantai. Metode teknologinya disebut SCALAR, yang menggunakan gelombang elektromagnetik untuk memanipulasi kekuatan alam.

Teknologi perusak berbasis gelombang elektromagnetik pertama kali dikenalkan saintis Rusia Nikola Tesla Saintis ini menjadikan bencana gempa di berbagai negara pada 1937 sebagai sampel penelitian. Selanjutnya, Tesla melakukan penelitian mengenai penciptaan alat yang mampu memunculkan gelombang frekuensi tinggi yang bisa memicu badai dan gempa tektonik. Setelah melalui berbagai penyempurnaan, alat itu mampu mengalahkan kekuatan Nuklir. Belakangan senjata pemusnah massal itu dikenal sebagai elektromangnetik SCALAR. Anehnya, rancangan Tesla ini kemudian hilang tak berbekas setelah ia meninggal dan muncul kembali dalam program HAARP, padahal ketika pertama kali ditawarkan kepada Pentagon, rancangan Tesla ini ditolak mentah-mentah.

Menurut Bertell, AS sudah melakukan uji coba sejak puluhan tahun lalu. Negeri Paman Sam menggunakan Barium dan Lithium yang “dikirim” ke lapisan ozon dengan bantuan gelombang elektromagnetik ke langit negara-negara asia. Teori Bertell didukung Michel Chossudovsky yang berprofesi sebagai analis persenjataan global. Chossudovsky menuduh Pentagon sudah lama membuat senjata untuk memanipulasi cuaca. April 1997, menurut Menhan William Cohen, AS terpaksa menghadapi serangan senjata perubah cuaca dengan senjata sejenis. Demikian juga dengan penggunaan gelombang elektromagnetik pemicu gempa dan tsunami.

Apa yang dijelaskan Bartell dan Chossudovsky sebenarnya berada di luar nalar logika kita, sehingga kita lebih percaya bahwa sebuah tsunami terlalu musykil dibuat dan dirancang oleh manusia. Namun bila kita memikirkan isu apa yang saat ini digadang-gadang oleh Amerika dan sekutunya, khususnya mereka yang terlibat dalam manipulasi Pemanasan Global, maka senjata HAARP bukan lagi cerita fantasy Hollywood, seperti orang-orang di seluruh dunia yang sebelumnya tidak pernah percaya pada Bom Atom yang dijatuhkan Enola Gay ternyata hasil rekayasa teknologi nuklir yang pada masa itu dianggap begitu canggih.

Seperti kita ketahui HAARP (High Altitude Atmospheric Research Project) adalah senjata yang didisain untuk menciptakan bencana alam seperti gempa, badai dan tsunami. HAARP memiliki alasan sendiri untuk dijadikan sebagai kekuatan baru dalam isu pemanasan global, seperti dalam project teranyar mereka yang menggunakan ELF (Extremely Low Frequency) untuk menembus lapisan tanah dan es kemudian menghancurkan/melelehkan lempeng artik, melubangi ozon seperti yg sdh dijelaskan, membuat gempa spt di Haiti, China dan Korea, serta menciptakan ‘hurricane‘.