Tampilkan postingan dengan label OS Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OS Linux. Tampilkan semua postingan

BBM - BLACKBERRY MESSENGER for ANDROID and iOS


KABAR tentang perilisan BBM di ponsel ber OS ANDROID dan iOS menemui titik terang, HARI INI PER TANGGAL 21 SEPTEMEBER, RIM Software telah mengeluarkan VERSI BBM untuk ANDRO DAN iOS. Belom di ketahui jelas, apakah aplikasi tersebut berbayar atau tidal, mengingat... di ponsel blackberry, kita bisa menikmati BBM harus membeli paket. 

Penantian panjang pengguna gadget ini terjawab sudah, namun kita masih menantikan apakah BBM bisa kembali populer setelah merilis versi android dan ios.

Untuk di ketahui, Syarat untuk memakai BBM di ANDROID, OS ANDROID tersebut minimal HARUS ICE CREAM SANDWICH (ICS) 4.2 dan HANYA MEMILIKI 1 BBID per GADGET.

Sistem ID yang diperkenalkan di Blackberry Disebut PIN
SISTEM ID yang di gunakan nanti di Android dan Ios Disebut BBID

Jadi begini… Jika lu punya android nih, missal lu ada 1 android (singkat: A1) dan telah di install BBM, nah kan lu punya BBID kalo missal lu mau pindahin itu BBID ke android (singkat: A2) satu lagi, lu harus apus dulu BBID yang di A1 baru lu masukin BBID yang di A1 ke Hape android yang kedua. Kalo missalnya lu make BBID di 2 android dalam 1 BBID itu ga bakal bisa.

Gue ada nih link BBM for ANDROID tapi masih versi LEAKED yang OFFICIAL dan di pakai untuk kedepannya. Versi ini yang bakal digunakan nanti di bbm andro. Di playstore belom ada, kalo mau coba silahkan nih APK nya:

LINK Leaked: google drive

Versi RESMI
Versi RESMI Android: Coming soon

Info terbaru:
- - versi android kalo yang berbentuk tab, dia tampilannya Cuma portrait ga bisa landscape hahaha.
- -  Di versi ini, pin ternyata tetep diberikan. Kepala awalan pin 7
-  

Opera 10.50, akankah menjadi web browser tercepat di dunia?

Baru saja (2 Maret 2010) Opera merilis web browser versi terbarunya, Opera 10.50. Rilis browser ini mungkin sedikit berbeda dengan sebelumnya, karena kali ini Opera menampilkan dengan menambahkan slogan “The world’s fastest browser for Windows” atau Browser tercepat di dunia untuk Windows. Juga “The fastest browser on Earth
Slogan tersebut memang membuat penasaran, selain juga berbagai fitur baru turut disertakan seperti HTML5, CSS3 dan lainnya.


Kaya dengan Fitur

Tidak dipungkiri lagi bahwa web browser ini memang kaya dengan fitur dan memang siap untuk menjadi browser kedepan. Beberapa fitur Opera 10.5 antara lain:
  • Opera Turbo, untuk mempercepat browsing internet dengan koneksi internet yang relatif lambat atau terbatas. Misalnya di jaringan WiFi yang ramai dan koneksi modem dial-up
  • Opera Unite, untuk berbagi (sharing) konten secara langsung dengan teman tanpa harus upload.
  • Opera Mail, menyertakan langsung email client.
  • Opera Widget untuk desktop.
  • Opera Dragonfly evolved, yang memungkinkan pengembang web untuk melakukan debug JavaScript, menganalisa CSS, DOM, HTTP header secara langsung.
  • Mouse Gesture, mengenali tindakan hanya dengan gerakan mouse.
  • Tampilan baru, termasuk efek Aero Glass untuk windows Vista dan Windows 7
  • Visual Tabs
  • Speed dial
  • Zoom
  • Content Blocking
  • Download Manager yang mendukung BitTorrent
  • Private Browsing
  • Fraud protection dan validasi sertifikat ( Extended Validation Certificates (EV) )
  • Kecepatan yang bertambah dengan Engine baru (disebut Carakan). Opera mengklaim sampai 7x lebih cepat dari pendahulunya.
  • Mendukung HTML5, CSS 2.1 dan CSS3
  • Tampilan di layar yang lebih baik (jelas dan lembut) dengan Vega Graphics Library
Fitur lebih lengkap dan penjelasannya silahkan langsung melihat Opera 10.50 Features

Test Kecepatan Browser

Penasaran dengan slogan “The world’s fastest browser”, saya mencoba membandingkan secara singkat kecepatan membuka beberapa website (kompas.com, microsoft.com dan wikipedia.org), dengan web browser lainnya seperti Mozilla Firefox 3.6, Google Chrome 5.0.335.1 dan Interner Explorer 8. Hasilnya (dengan setting bawaan), ternyata Opera masih terlihat sedikit lebih lambat dibanding lainnya.
Tetapi hasil test ini mungkin masih jauh dari akurat, karena dipengaruhi berbagai faktor dan selain juga namanya test singkat. Jadi kita tunggu saja review dari berbagai media dan pengguna internet, apakah memang Opera pantas menyandang sebagai browser tercepat. Bagaimana dengan anda ? sudah mencoba Opera terbaru atau tetap menggunakan browser lain ? Silahkan berbagi melalui komentar. (ebsoft)
Ingin mencoba browser baru ini ? Download Opera (9.4 MB)

sumber: disini

Install debian 4.0

1. Booting pertama cdrom, lalu masukkan cd install debian.
2. Ketikkan Installgui (untuk instalasi berbasis grafik) atau Ketikkan Install (untuk instalasi berbasis text) lalu enter.
3. Setelah itu akan muncul pilihan bahasa yang digunakan, pilih saja American English.
4. Kemudian muncul pilihan negara, pilih Indonesia melalui other — Asia — Indonesia.
5. Selanjutnya muncul pilihan keyboard yang digunakan, pilih saja American English.
6. Kemudian akan muncul konfigurasi network, pilih configure network manually dan masukkan IP Address, Netmask, Gateway, dan IP Address DNS Server.
7. Masukkan Hostname, misalnya tikuslistrik.
8. Masukkan Domain name.
9. Setelah itu proses instalasi akan menjalankan metode partisi harddisk, pilihlah manually partition.
10. Masukan ukuran-ukuran sesuai yang Anda inginkan, misal : Untuk /root diberi 20 GB,untuk
/home 8GB, dan untuk /swap adalah 2 kali RAM. Misal RAM yang dimiliki 512 jadi kita mengisi
ukuran untuk /swap sebesar 1024 MB.
11. Berikutnya proses pemformatan akan berlangsung. dan akhiri dengan Finish Partitioning.
12. Kemudian muncul pemilihan zona waktu, pilih Jakarta +07 GMT.
13. Setelah itu akan muncul root password, isikan password root.
14. Full name account new, untuk menambah user baru.
15. Use a network mirror, untuk bagian ini pilih saja NO.
16. Choose software to install, pilih saja defaultnya “standard system”.
17. Kemudian install GRUB loader, digunakan untuk memilih OS yang akan dijalankan pada saat booting pertama. Dengan catatan jika kita menggunakan dual booting.
18. Installation complete.
19. Restart dan linux debian siap untuk digunakan…

selamat mencoba…
jika mengalami kesulitan silakan tanya ke orang yang lebih mengetahui

Fedora 9

Fedora 9 Telah Siap di Download

Fedora 9 telah dirilis dengan codename Sulphur. Di dalam rilis terbaru kali ini, Fedora mengusung beberapa paket terbaru, seperti:
- GNOME 2.22 yang terdapat paket Cheese sebagai utiliti kreasi video
- KDE Desktop 4.03
- XFCE 4.4.2
- NetworkManager, support terhadap broadband koneksi, termasuk perangkat GSM dan CDMA
- Fedora Installer, Anaconda, sekarang mendukung partisi resizing untuk ext2/3, NTFS File system, pembuatan dan penginstallan enkripsi file system
- Live USB images sekarang mendukung penyimpanan data, sehingga beberapa perubahan yang dilakukan tetap tersimpan di USB walaupun setelah melakukan rebooting
- PackageKit, sebuah aplikasi berbasis grafis dan console dengan framework untuk cross-distribution manajemen software, telah menggantikan Pirut dan meningkatkan kinerja Yum
- Ext4, versi lanjutan ext3 yang lebih mantap dan stabil telah tersedia dalam rilis ini. Fitur Ext4 ini antara lain menawarkan performasi yang lebih baik, kapasitas penampungan yang lebih besar, dan beberapa fitur terbaru lainnya
- Rilis kali ini menggunakan Upstart menggantikan /sbin/init daemon
- Firefox 3 beta 5 menawarkan perbaikan dan peningkatan terhadap penampilan
- OpenJDK 6 telah terinstall secara default
- OpenOffice 2.4
- Paket Perl 5.10.0
- Kernel 2.6.25

Silakan yang bersedia untuk mencobanya, ada beberapa image yang dapat dicoba:
Fedora-9-i686-Live.iso
Fedora-9-i686-Live-KDE.iso
Fedora-9-x86_64-Live.iso
Fedora-9-x86_64-Live-KDE.iso

DVD Repository Ubuntu 8.04 Sudah Tersedia

Meskipun CD kiriman dari shipit.ubuntu.com belum datang, mungkin anda mau menyiapkan repositorynya dulu.
DVD Repository Ubuntu 8.04 dibuat berdasarkan repositori utama Ubuntu yang tentu saja dapat digunakan pada Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu, dan keluarga Ubuntu lainnya. BlankOn 3.0 alias Lontara yang baru saja rilis juga dapat menggunakan DVD Repositori ini karena distro tersebut menggunakan Ubuntu 8.04 sebagai basisnya.

Pada rilis Ubuntu kali ini, total paket yang tersedia mencapai lebih dari 20 GB! Jumlah DVD yang diperlukan untuk menampung seluruh paket adalah 5 keping dengan susunan komponen sebagai berikut.

* Disc 1: Main (bagian pertama), Restricted
* Disc 2: Main (bagian pertama), Multiverse, Universe (bagian pertama)
* Disc 3: Universe (bagian kedua)
* Disc 4: Universe (bagian ketiga)
* Disc 5: Universe (bagian keempat)

Jika Anda sudah tidak sabar untuk memiliki DVD Repository ini, silakan langsung download dari
Kambing. Untuk memperingan beban kerja Kambing, silakan gunakan jigdo untuk mengunduh ISO
DVD Repository (baca panduan). Selain itu, silakan cek daftar distributor DVD Repository Ubuntu jika Anda ingin memesannya.

Akhir kata, selamat mengunduh atau memesan dan tentunya selamat menikmati!

Menginstall Desktop GNOME Minimalis

Masih punya PC dengan resource yang “pas-pasan”, mau install Linux tapi masuk Live sistem saja susah?
Mmmm, jangan putus asa. coba yang ini.

Kita akan menginstall Ubuntu 8.04 di PC dengan spesifikasi “pas-pasan” seperti ini:

  • Processor VIA Cyrix III/800MHz (Setara Pentium 2)
  • SDRAM 256Mb
  • Hardisk 6Gb (Dibagi 2Gb | 3.5Gb | 500Mb)
  • Monitor VGA Onboard 8Mb

Pertama kali, saya mencoba install Ubuntu 6.06 (Live install), tetapi gagal saat install karena memori tidak cukup. Akhirnya saya menggunakan CD Ubuntu 8.04 SERVER kiriman Canonical bulan lalu.

Proses instalasi secara singkat adalah seperti ini:

  • Booting melalui CDROM
  • Pemilihan bahasa, keyboard, lokasi, timezone
  • Pemartisian, dalam hal ini saya memilih metode MANUAL dan membagi hardisk menjadi 2Gb untuk root (/), 3.5Gb untuk /home dan sisanya untuk swap.
  • Pada pemilihan instalasi server, saya melewatkannya tanpa memilih apapun.


Mempersiapkan Repository

Jika proses instalasi sudah sukses dan anda sudah login ke Ubuntu yang baru, lakukan setting repository terlebih dahulu.

Jika menggunakan DVD repository, jalankan perintah menambah DVD:

  • sudo apt-cdrom -d /media/cdrom add
    ulangi proses diatas sampai semua DVD terindeks
  • sudo apt-get update
    untuk mengupdate indeks paket dan menulis ke /etc/apt/sources.list

Jika menggunakan file ISO DVD, mount partisi yang memiliki file ISO, misalnya Hardisk USB eksternal anda.

mkdir /mnt/tmp
sudo mount /dev/sdb1 /mnt/tmp

Lalu buat device loop untuk memount file ISO

cd /dev
sudo MAKEDEV loop

Anda akan mendapatkan tujuh device loop tambahan (loop1-7). Gunakan device loop tadi untuk memount file ISO DVD:

Buat dulu mount point untuk repository isonya:
sudo mkdir /mnt/repo01
sudo mkdir /mnt/repo02
sudo mkdir /mnt/repo03
sudo mkdir /mnt/repo04
sudo mkdir /mnt/repo05

Lalu melakukan mounting manual:

sudo mount -o loop /mnt/tmp/FolderISO/FileISO-1.iso /mnt/repo01
sudo mount -o loop /mnt/tmp/FolderISO/FileISO-2.iso /mnt/repo02
sudo mount -o loop /mnt/tmp/FolderISO/FileISO-3.iso /mnt/repo03
sudo mount -o loop /mnt/tmp/FolderISO/FileISO-4.iso /mnt/repo04
sudo mount -o loop /mnt/tmp/FolderISO/FileISO-5.iso /mnt/repo05

Lalu lakukan update indeks repository anda.

Untuk Repository network saya rasa tidak ada masalah, konfigurasi network anda akan dideteksi otomatis saat instalasi.

Menginstall Komponen Dasar GNOME

Jika anda fans berat GNOME seperti saya, silahkan menginstall paket-paket berikut untuk mendapatkan minimal GNOME desktop.

sudo apt-get install xorg gdm gksu gnome-session gnome-panel gnome-utils gnome-volume-manager gnome-system-tools nautilus metacity synaptic gnome-terminal gedit firefox gqview file-roller evince gimp inkscape pidgin gnome-network-manager gnome-applets audacious

Tentu saja, anda memiliki aplikasi-aplikasi favorit, silahkan saja diinstall.
Jangan lupa, setelah itu, anda bersihkan instalasi paket-paket yang tidak anda gunakan, terutama paket-paket service, selain bisa menghemat space, juga bisa menghemat RAM anda.

Akhir kata, semoga tutorial ini bermanfaat, dan jangan lupa untuk berkomentar. malu bertanya, sesat dijalan!

Install PCLinux OS MiniMe 2008 ke USB FlashDrive pake Windows

Sebelumnya kamu harus sediain dulu:
1. PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO
2. fixMiniMe.exe
3. USB FlashDrive min 512 MB (Disarankan 1GB)

Cara installnya:
1. Format FLashDrive menggunakan Fat16 atau FAT32 system file
2. Jalankan fixMiniMe.exe, maka akan menghasilkan folder MiniMe
3. Copy PCLinuxOS MiniMe 2008 ISO ke dalam folder MiniMe.
4. Buka folder MiniMe dan jalankan fixminime.bat untuk mengkonversi PCLOS MiniMe
5. Setelah proses konversi selesai, pindahkan isi Folder Minime ke dalam FlashDrive
6. Klik makeboot.bat
7. Setelah selesai, restart PC dan pilih USB device dari Boot Menu (BIOS)
8. Tunggu beberapa saat, proses boot Minime berlangsung.
9. PCLOS MiniMe 2008 siap dipakai.
10. Selamat Mencoba LInuxers.. :)

NB: Ini berhasil diujicoba pada Win XP SP2
_____________________________________________________
Bebaskan & Lepaskan dirimu dari pembajakan.
Gunakan GNU/Linux dan majulah bersama Open Source

Ubuntu 8.04

Akhirnya rilis versi terbaru distro GNU/Linux Ubuntu 8.04 secara resmi telah diumumkan. Versi terbaru ini merupakan versi LTS (Long Time Support) yang berarti bahwa update dari aplikasi-aplikasi yang ada akan dijaga dalam waktu yang lebih lama dari versi-versi lainnya: untuk versi desktop selama 3 tahun sementara versi server selama 5 tahun.

Dalam versi terbaru ini juga banyak sekali perubahan-perubahan yang telah dilakukan oleh para pengembang untuk dapat menghasilkan sebuah environment komputasi masa kini yang dapat digunakan oleh siapa saja, tidak terbatas hanya pada pera pengguna yang memiliki latar belakang IT teknis. Untuk fitur-fitur yang lebih lengkap, silakan melihatnya di:

klik di sini

Bagi Anda yang ingin mengunduh iso dari Ubuntu 8.04 ini, FOSS-ID telah menyiapkannya untuk Anda yang dapat diakses melalui alamat: di sini